Linux merupakan salah satu system Operasi Komputer terbesar selain Windows dan Macintos, Fitur yang menarik dari Linux itu sendiri adalah kemampuan modifikasi oleh User pada Script program tersebut, Oleh sebab itu perkembangan Linux menjadi sangat pesat karena banyaknya tangan dan hasil pikiran sang Ahli dalam proses perkembangannya.
Selain memberikan kesan yang begitu dinamis, Linux juga dikenal sebagai OS para programmer, yaah.. wajar saja, Open Source memberikan peluang bagi programmer untuk mendalami bahasa – bahasa Pemrograman, Selain itu.. pada Distro Linux tertentu memiliki kemampuan Peretas keamanan, sehingga tidak jarang para Hacker menggunakan OS ini sebagai OS wajib mereka.
Menurut saya sendiri, kesan saya melihat orang yang menggunakan Linux dalam Laptop mereka adalah mereka yang hebat dalam Hal desain programming dan kreativitas tanpa batas. Serta kemampuan analisa yang baik,. Berikut sekilas tentang sejarah Linux

Edited by : Jasmin Ansar









Nama “Linux” berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang mulai dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds sewaktu ia belajar di Universitas Helsinki. Kernel Linux merupakan versi non-komersial pengganti MINIX, sebuah sistem bertipe Unix yang ditujukan untuk penggunaan akademis oleh Andrew S. Tanenbaum pada Tahun 1987. Walaupun MINIX dapat secara mudah didapatkan, modifikasi dan pendistribusian ulang tidak diperbolehkan pada saat itu.
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan opensource software.
Linux dapat dikendalikan oleh satu atau lebih interface yang dapat berupa CLI(command line interface) berbasis teks,atau GUI (graphical user interface) , yang umumnya merupakan konfigurasi bawaan untuk versi desktop.
Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan “distro”, adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan software berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial. Distribusi Linux memiliki system software dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan software yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux. Contoh-contoh distribusi Linux :
  1. Ubuntu dan derivatifnya : Sabily (Ubuntu Muslim Edition), Kubuntu, Xubuntu, Edubuntu, GoBuntu
  2. SuSE
  3. Fedora
  4. Mandriva
  5. Slackware
  6. Debian
  7. PCLinuxOS
  8. Knoppix
  9. Xandros

Sistem Operasi Linux

Posted on

10 Feb 2013

1 Comment
Unknown mengatakan...

sama - sama.. sering2 berkunjung ;)